Panduan Tata Cara Sholat Dzuhur

Ada apakah dengan sholat dzuhur?, kenapa dinamakan sholat dzuhur? dilakukan pada waktu apakah sholat dzuhur itu? apa keistimewaan sholat dzuhur ? Berbagai macam pertanyaan akan sangat banyak sekali, dan peresepsi orang tentang sholat dzuhur pun juga banyak sekali. Nah para pengunjung sekalian kali ini saya akan membahas tentang tata cara sholat dzuhur. Namun saya akan membahas pengertian sholat dzuhur terlebih dahulu agar lebih paham. mari kita bahas,

Hasil gambar untuk sholat dzuhur

Sholat dzuhur merupakan sholat yang dikerjakan pada waktu siang hari yaitu sekitar pukul 12 siang, dinamakan dzuhur karena solat yang pertama kali yang dilakukan terang - terangan pada waktu awal berdirinya islam. jumlah rakaat pada sholat dzuhur ada 4 rakaat sama seperti sholat ashar dan isya, waktu masuk sholat dhuhur yaitu saat tergelincirnya matahari dan waktu keluar sholat dzuhur yaitu ketika bayangan suatu benda menjadi sama dengan benda itu selain bayangan istiwak, maka tidak dihitung bayangan suatu benda ketika istiwak (sampainya matahari ditengah tengah langit dan ketika itu muncul bayangan suatu benda maka dinamakan bayangan istiwak). 


Hukum mengerjakan sholat dzuhur yaitu fardu atau wajib bagi umat islam di seluruh dunia yang sudah baligh, sehat jasmai dan rohani, laki - laki ataupun perempuan dan jika tidak mengerjakanya mendapat dosa besar, sebaliknya jika mengerjakan akan mendapat pahala yang besar pula. keistimewaan dari sholat dzuhur yaitu dilakukan pada siang hari, yang merupakan waktu istirahat bagi para umat, sekolah - sekolah, kampus maupun tempat kerja pada saat dzuhur pasti sedang istirahat atau yang biasaa kita sebut dengan isoma, disitulah kita diberikan waktu untuk menuanaikan sholat. Sholat dzuhur sebagai relaksasi atas rutinitas sehari - hari pada saat pikiran dan beban pekerjaan sangat berat dan susah. sholat dzuhur ini bisa kita jadikan sebagai relaksasi dalam mengurangi berbagai aktivitas-aktivitas yang membebani pikiran kita.



Waktu sholat dzuhur adalah waktu yang tidak nanggung, artinya waktu yang memang benar - benar bisa untuk mengerjakan sholat, atau waktu yang paling mudah untuk sholat. Maka dari itu sebaiknya dikerjakan.

Tata Cara Sholat Dzuhur
Mengerjakan sholat dzuhur sama seperti mengerjakan sholat pada umunya, yaitu di dahului niat, takbiratul ikhramm membaca alfatihah, membaca suratan pendek, ruku, itidal, sujud dan di akhiri salam. bacaan niat sholat dzuhur 

Apabila sholat berjamaah dan menjadi imam, niat setelah ADAA-AN ditambah IMMAMAN LILLAAHI TA'AALA.dan jika menjadi mamum niatnya ADAA-AN MAMUMAN LILLAAHI TA'AALA.

Setelah melakukan niat lalu takbiratul ihram dengan mengucap Allahuakbar sembari mengangkat tangan setinggi telinga dan mensedakepkanya di dada, lalu membaca doa iftitah yang bacaanya sebagai berikut,


Selesai membaca doa iftitah dilanjut dengan membaca surat alfatihah



Setelah itu membaca surat - suratan pendek, tidak ditentukan dalam membaca  surat, bebas selagi anda hafal, saya ambil contoh disini surat yang mudah dihafal Al ikhlas
Selanjutnya yaitu ruku, setelah selsai mebaca suratan pendek lalu mengangkat kedua tangan setinggi telinga sembari mengucap Allahuakbar dan meletakan kedua tangan di lutut, seperti pada gambar  

Hasil gambar untuk gambar orang ruku
Doa ruku sebagai berikut ,

Setelah ruku dan membaca bacaan ruku, dilanjutkan dengan itidal yaitu bangun dari ruku (berdiri tegak) dengan mengangkat kedua tangan sebatas telinga sambil membaca sammi allahu liman hamidah, tetapi tangan tidak disedakepkan, melainkan disamping seperti berdiri biasa. Bacaanya sebagai berikut, 


Itidal selsaai lalu dilanjutkan dengan sujud, sebelum sujud ketika masih berdiri mengucapkan Allahuakbar namun, tidak mengankat kedua tangan melainkan langsung sujud dengan meletakan dahi atau jidat dan tangan di bumi (lantai), dan membaca doa sujud sebagai berikut, 


Selanjutnya anda bangun dari sujud mengucapkan Allahuakbar dan duduk diantara dua sujud lalu membaca doa duduk diantara dua sujud, yang bacaanya, 
Selsai membaca bacaan duduk diantara 2 sujud, kembali sujud yang kedua dengan bacaan sama seperti sujud yang pertama. Setelah itu berdiri kembali dan melakukan rakaat yang kedua.


Pada rakaat yang kedua, rangkain sholat sama seperti pada rakaat pertama, membaca alfatihah, membaca suratan pendek (apabila pada rakaat pertama sudah al iklas maka rakaat yang kedua dibedakan) , ruku, itidal sujud.

Pada sujud yang kedua ada duduk yang dinamakan tasyahud awal/tahiyat awal. Tasyahud awal adalah Gerakan Shalat dg duduk kaki kanan tegak dan telapak kaki kiri diduduki pada Raka’at Kedua jika jumlah Raka’at pada Shalat anda 3 maupun 4 Raka’at Setelah Sujud Kedua (Setelah Sujud Pertama, Duduk diantara Sujud dan Sujud Kedua) baru kemudian Tasyahud Awal. 
Bacaan tasyahud awal ;


Setelah selsai membaca tasyahud awal lalu berdiri kembali dengan mengucap Allahuakbar dan memulai rakaat yang ketiga.

Pada rakaat yang ketiga sama saja rangkaian sholatnya dengan rakaat pertama, namun tidak membaca suratan pendek dan tidak ada tasyahud/tahiyat awal ataupun akhir. Begitu juga rakaat yang keempat tidak membaca suratan pendek melainkan membaca tahiyat akhir, bacaanya sebagai berikut ;

bacaan Tasyahhud Akhir


arti bacaan Tasyahhud Akhir

Salam, yaitu merupakan akhir dari rangkain sholaat, setelah membaca tasyahud akhir lalu menoleh kekaanan dengan bacaan
bacaan salam

Dan menoleh kekiri dengan bacaan


bacaan salam


Demikian rangkain sholat dzuhur terlah selsaai, akan lebih baik jika setelah sholat ditambaah doa - doa, sholat ba'da dzuhur dan berzdikir kepada Allah swt agar kita semua diberkan rizeki panjang umur dan selamaat dunia akhirat amiiin yarobal alamin 



Facebook Comments

0 komentar



Diberdayakan oleh Blogger.